|
|
 |
 |
 |
 |
| Permendiknas No 75 Tahun 2009 - tentang Ujian Nasional dan Kisi-kisi UN |
| 11 Nov 2009 | Komentar : 24 |
SALINAN Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 75 Tahun 2009 Tentang Ujian Nasional Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs), Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB), Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA), SEkolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB), Dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tahun Pelajaran 2009/2010
Salinan_Permendiknas_Nomor_75_Tahun_2009_UN.pdf Jumlah download:
SALINAN Lampiran Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 75 Tahun 2009 Tanggal 13 Oktober 2009 (KISI-KISI UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2009/2010)
Lampiran_Permendiknas_UNTP_2009_-_2010_-_Kisi-kisi.pdf Jumlah download:
|
Komentar Donny | 29 Dec 2009 02:24 pm
Komentar poniman | 17 Dec 2009 08:45 am
evaluasi bagi pendidikan adalah merupakan suatu kehaharusan namun demikian yang kami harapakan untuk pelaksanaan un mestinya menurut hemat saya perlu suatu proses yang terencana jangan sekedar target yang ingin dicapai seperti standar un dari tahun ketahun selalu berubah lebih tinggi akhirnya menjadi beban oleh semua pihak yang terkait sehinga hasil un tidak fair dan kredible,yang perlu dipahamibahwa proses pembelajaran dulu yang harus menjadi sasaran perbaikan karena belum meratanya fasilitas masing - masing sekolah ,setelah itu dapar kita capai samapi standar terrtentu maka standart kelulusan bisa kirta pastikan betul -betul bisa kita rasakan manfaatnya dan karena perbaikan nilai seiringan dengan perbaikan proses yang sangat fundamental .
Komentar samto | 13 Dec 2009 03:10 am
segera sempurnakan sistem UN. UN selama ini tidak fair, sangat tidak jujur, diskriminatif dan tidak aspiratif. Berikan kewenangan guru ikut menentukan kelulusan siswanya
 UN sangat diperlukan akan tetapi tlg soal yang dibuat itu sangat sesuai dg kisi2 yg sdh diterbitkan oleh diknas pusat dan utk diknas daerah anggaran UN dicairkan pada saat UN jangan ditunda sampai UN sdh selsai 4 bln baru cair.
Komentar diah | 12 Dec 2009 02:26 pm
UN masih sangat perlu untuk mengukur tingkat pencapaian pendidikan Indonesia, tetapi perlu pembenahan dari sistemnya, dan mungkin UN tidak harus menjadi patokan tunggal untuk kelulusan siswa. Untuk kelulusan harus ada pertimbangan atau komponen dari sekolah/guru selain Nilai UN. karena untuk standarisasi sangat diharapkan pelaksanaannya harus jujur.
Kan ada larang UN dari MA? Tetap adakah UN?
tunjangan sertifikasi guru hendaknya tetap jadi urusan pusat, sebab kalau jadi urusan daerah akan jadi lain ceritanya, seperti tunjangan lauk pauk yang sampai sekarang tidak jelas tidak seperti pns pusat yang sudah terima penuh. kasian dong....!
 Salam kenal
Gabunglah saya dari guru desa tertingga
ayo ndongo bareng ben anake wong sing disusoni sapi podo lulus
Komentar bambang | 21 Nov 2009 10:18 am
1 2
|
|
|
| Agenda |
|
|
 |
 |
| |
| Download |
|
|
 |
| Galeri Foto |
|
|
|